Cara Mulai Beradaptasi Setelah Keluar dari Pusat Perawatan Pasca Melahirkan Bersama Bayi
2021.01.20

Setelah baru keluar dari pusat perawatan pasca melahirkan dan pulang ke rumah, disarankan memesan beberapa hari katering menu pasca melahirkan atau layanan antar ke rumah, agar ibu baru bisa makan dengan baik dan beristirahat dengan baik. Setelah melahirkan, ibu boleh sesekali menikmati makanan khusus seperti kafein sedikit saja, tetapi ingat ASI pada masa ini jangan sampai diminum si kecil agar ia tidak ikut menjadi hiperaktif. Pulang ke rumah dan menghadapi "bos besar" bayi sendiri, masalah yang paling sering dihadapi: selalu kurang tidur. Seperti pepatah, kenali dirimu dan kenali lawan, maka menang di setiap pertempuran; pahami baik-baik waktu tidur dan rutinitas si kecil, sehingga ibu bisa mencuri sedikit waktu untuk tidur nyenyak.
Bayi di bawah satu bulan rata-rata tidur total 16,5 jam sehari, biasanya dalam siklus kecil 2-3 jam, dengan yang terpanjang sekitar 4 jam, sehingga sangat mudah perlu menyusu di malam hari. Disarankan ibu menyesuaikan dengan waktu tidur si kecil, tidur bersama untuk mengganti waktu istirahat. Ibu baru tidak hanya harus memberi makan bayi sampai kenyang, mengganti popok, mencuci botol susu, mencuci pakaian, dan menenangkan tangisan, tetapi juga harus memanfaatkan waktu tidur bayi untuk segera makan dan beristirahat. Jika rumah berantakan pada masa ini, abaikan dulu atau minta bantuan keluarga untuk membersihkan.
Bayi yang baru berusia beberapa minggu sebenarnya masih suka meringkuk, ingin mencari perasaan akrab seperti saat di dalam rahim dulu. Senjata andalan untuk memperoleh waktu tidur ibu adalah bedong. Menurut penelitian, bedong memang dapat membantu tidur bayi. Bedong model baru selain memberi bayi perasaan akrab dan membuatnya tenang dan aman, dapat mengurangi frekuensi dan lama menangis, sehingga bayi mudah tidur nyenyak. Bayi usia 0 sampai 3 bulan sering menunjukkan gerakan refleks; empat desain elastis pada bedong model baru dapat mengurangi kaget sendiri, dan tidak perlu khawatir bedong sering ditendang lepas oleh bayi. Selain itu resleting model J membuat mengganti popok sangat mudah dan tidak mudah membangunkan bayi. Lengan bedong posisi telentang dapat mengurangi kemungkinan bayi berguling ke posisi tengkurap, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang bayi, satu atau kedua tangan bisa dikeluarkan untuk melatih gerakan halus; saat bayi lebih besar, resleting model J bahkan dapat berubah menjadi selimut antitendang, dan keunggulan lainnya.

Setelah satu setengah bulan, bayi sudah bisa tidur sekitar 6 jam di malam hari. Setelah genap sebulan, kebiasaan tidur bisa mulai dilatih perlahan: pada waktu tetap di malam hari mandikan si kecil, lalu manfaatkan rasa nyaman setelah mandi, lampu redup, lingkungan tenang, benda kecil yang familiar, pijat, dan sebagainya agar si kecil rileks lahir batin. Sebagian besar tangisan karena lapar; sekitar pukul 11 malam setelah memberi susu terakhir dan menyendawakan, biarkan si kecil kenyang dan tidur nyenyak sampai pagi.
Disarankan pada suatu masa mulai membentuk pola siang dan malam pada si kecil: di siang hari sebanyak mungkin ajak bermain untuk menambah aktivitas dan jangan biarkan tidur; di malam hari, seberapa pun ia terjaga, jangan bermain terlalu lama, dan disarankan menyalakan lampu tidur kecil, agar ia memahami perbedaan siang dan malam dengan jelas, baru kemudian perlahan memperpanjang waktu tidur. Bayi tidur nyenyak, tidur ibu pasti ikut terbantu.
Tidur memainkan peran yang sangat penting bagi pertumbuhan si kecil. Menurut statistik penelitian, laju pertumbuhan bayi saat tidur tiga kali lipat dibanding saat terjaga, sehingga bayi dengan tidur cukup, baik tinggi maupun berat badannya, memiliki kondisi tumbuh yang relatif baik. Pada tahap ini hormon dalam tubuh si kecil terus berubah demi membuatnya tumbuh cepat, karena itu selain makan, bayi harus banyak tidur untuk membantu pertumbuhan. Karena itu ada ungkapan "semalam bertambah satu inci", tidur cukup, tumbuh baik.

Lingkungan tidur yang baik itu penting; disarankan sekamar tetapi tidak sekasur. Box bayi tidak hanya menyediakan lingkungan tidur yang baik bagi si kecil (cukup ruang bergerak), memudahkan ibu menyusui dan bisa kapan saja mengamati rutinitas si kecil, tetapi pemisahan yang wajar juga membuat si kecil tidak terbangun karena orang dewasa berguling, atau tidak tidur nyenyak karena khawatir tertindih. Bagaimanapun, hanya jika si kecil tidur nyenyak seluruh keluarga bisa beristirahat dengan baik.
Dengan mencatat berbagai rutinitas si kecil, seperti makan, tidur, buang air kecil dan besar, suhu tubuh, mandi, dan bermain, melalui proses merawat Anda lebih memahami kepribadian si kecil dan sebisa mungkin memenuhi kebutuhannya. Setelah perlahan terbentuk kebiasaan tidur sampai pagi, masa menyiksa karena kurang tidur pun perlahan berlalu. Setiap ibu baru butuh waktu untuk mengamati kepribadian si kecil dan saling menyesuaikan, agar bisa memberi bantuan yang dibutuhkan tepat waktu dan membuat hari berjalan lancar dan lebih menyenangkan.

Merawat bayi benar-benar tidak mudah; memilih alat pengasuhan yang tepat berarti memperlakukan diri sendiri dengan baik. Selain itu, minta bantuan suami dan keluarga pada saat yang tepat, terutama bagi ibu baru yang pertama kali mengasuh anak. Saat merawat anak, ibu baru jangan terlalu menuntut kesempurnaan; bila perlu, mintalah saran dan bantuan dari kerabat atau teman yang berpengalaman mengasuh anak untuk bersama melewati masa luar biasa ini. Cobalah agar suami bisa mengambil alih anak sepulang kerja, supaya ibu bisa bernapas dan beristirahat sejenak.
Artikel Pilihan Mang Mang:
Bagaimana Memilih Bedside Crib yang Baik? Poin Terbaru 2025 dalam Memilih Box Bayi!
Memilih Bedong Bayi Terbaik untuk Si Kecil: Panduan Penting bagi Orang Tua
Playmat Harus Dipilih dengan Tepat! Panduan Membeli Playmat
